Ramadhan 1439 H

Terseok kaki ini telusuri jalan

Menggumpal sudah keringat di badan

Sembilan puluh menit terlewat tak terasa

Karena pikiran menjulur menggapai angan dan cita

Hitungan menit pula ramadhan kan tak jumpa

Belum pula terkumpul pundi amal yang ku bangga

tahun dan tahun-tahun depan semoga

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Serat Kalathida

Sageda sabar santosa,

Mati sajroning ngaurip,

Kalis ing reh haru-hara,

Murka angkara sumingkir,

Tarlen meleng malatsih,

Sanityasing tiyas mematuh,

Badharing sapudhendha,

Antuk mayar sawatawis,

Borong angga suwargo mesi martaya.

 

Ratune ratu utama

Patihe patih linuwin

Pra nayaka tyas raharja

Panekare becik-becik

Parandene tan dadi

Paliyasing kalabendu

Malah sangkin andadra

Rubeda kang ngreribeti

Beda-beda hardane wong sanagara.

 

Amenangi jaman edan,

ewuh aya ing pambudi

Melu edan ora tahan,

yen tan melu anglakoni,

boya kaduman melik,

kaliren wekasanipun. 

 

Dilalah karsa Allah,

Begja-begjane kang lali,

Luwih begja kang eling lawan waspada.

 

( Raden Ranggawarsita )

 

esjewe

Jadilah seperti akar…

Keberadaannya tidak terlihat oleh yang disekitarnya, tapi amalnya nyata.

Pohon akan dipuji karena kelebatan daun dan buahnya.

Dipuji pula kekokohan dahan dan batangnya.

Apalagi buahnya yang ditunggu-tunggu….

Tapi banyak yang tidak menyadari, kalau akar telah bekerja keras.

Bergerak kesana kian kemari menembus kerasnya bumi dan cadas.

Mencari sumber penghidupan untuk kejayaan batang, dahan, daun dan buah.

Akar tetap bekerja, meskipun tidak ada yang berdecak mengaguminya.

Karena akar sadar itulah amanah tugas ilahi kepadanya.

(esjewe, Ramadhan 1439 H)

Lihat pos aslinya

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Usia

” Usia adalah bukan bilangan tahun…akan tetapi bilangan prestasi dan kesadaran. Prestasi akan amal kebaikan dan kesadaran sebagai hamba Alloh Swt “

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Akar

Jadilah seperti akar…

Keberadaannya tidak terlihat oleh yang disekitarnya, tapi amalnya nyata.

Pohon akan dipuji karena kelebatan daun dan buahnya.

Dipuji pula kekokohan dahan dan batangnya.

Apalagi buahnya yang ditunggu-tunggu….

Tapi banyak yang tidak menyadari, kalau akar telah bekerja keras.

Bergerak kesana kian kemari menembus kerasnya bumi dan cadas.

Mencari sumber penghidupan untuk kejayaan batang, dahan, daun dan buah.

Akar tetap bekerja, meskipun tidak ada yang berdecak mengaguminya.

Karena akar sadar itulah amanah tugas ilahi kepadanya.

(esjewe, Ramadhan 1439 H)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Salam

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ucapan salam adalah ungkapan hati kepada ilahi,

Agar orang yang dijumpai selalu selamat dan dirahmati.

Salam juga tanda cinta sesama saudara dan alam semesta,

Karena ada harapan selalu damai dan sejahtera di dunia dan di akhirat.

Untuk itu, assalaamu’alaikum buat semua …dari lubuk hati ini ku sapa.

(esjewe)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar